Kampung Berembang – MPAJ Demolishes 51 Homes
Friday, November 24, 2006 - Posted by Anak Malaysia | Commentary, Issues, News | | 6 Comments
6 Comments »
Leave a comment
About

Anak Malaysia believes that Malaysia Uncut’s contents comply with the Fair Use Doctrine of International Copyright Law as educational material without benefit of financial gain. Opinions expressed in articles are of the respective authors and Anak Malaysia need not necessarily concur with them. Best viewed in 1280*854 resolution. Anak Malaysia apologises to 56k dial-up modem users.
A man’s ethical behavior should be based effectually on sympathy, education, and social ties; no religious basis is necessary. Man would indeed be in a poor way if he had to be restrained by fear of punishment and hope of reward after death. –Albert Einstein
-
Recent Posts
-
Recent Comments
stidio on Indon Sex Scandal sesumpah on Abang? Sayang? Want to ch… sesumpah on Abang? Sayang? Want to ch… metalstorage on The Language Barrier Zubair bin Yacob on Sang Kanchil Archives
Malaysia News latest RSS headlines – Malaysia Sun.com- Malaysian court throws out Muslim political ruling
- Malaysians move to reduce sugar content in beverages
- Dance class comprising 12,000 people creates world record
- Man, 42, to climb Mount Kinabalu 111 times!
- HINDRAF chief files RM 100 m libel suit against ten persons
- The future is uncertain for Malaysia's Carcosa Seri Negara, the 111-year old grande dame of colonial Malaya. Once home...
- Malaysia's first astronaut engaged
- Enough ideas, talent to transform Malaysia
- Exciting year ahead for Malaysian sports
- Sport legends visit Sabah's former stars
The Star Online: World Updates- Iran in serious crisis -- opposition leader Mousavi
- Abbas may review security ties after Israeli raid
- Pakistan volleyball blast kills 88 - police
- BAE bribery suit may be taken to U.S. Supreme Court
- Brazil mudslides, floods kill 44 after heavy rain
- Iraq: U.S. Blackwater case dismissal "unacceptable"
- Bombardment kills at least 18 Colombian rebels
- U.S. business group accuses Obama of shorting Taiwan
- Gays rush to marry at New Hampshire statehouse
- Eritrean rebels say kill 25 govt troops in attacks
Buzz Stories from BuzzPage.com
Weird News latest RSS headlines – Big News Network.com- Archaeologists discover strange geoglyphs in Amazon rainforest
- Ask Vidhu only if you are an Idiot
- "He loved his friends, he loved to laugh," family of Langley soldier recalls
- Crews contend with 19 pythons at Utah trailer fire
- Tarantula shoots sharp hairs into owner’s eye
- NYC eatery patron hurt by falling moose head
- Russia's Ruling Pair Dance Cartoon TV Duet
- Got a pet tarantula Better protect your eyes
- Man opts for jail over New Year with relatives
- Gentle teacher and true democrat
Unknown Feed- An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
Malaysia Uncut

My blog is worth reading, I guess ;) .
How much is your blog worth?Your Weather
Currency Converter
-
Blog Stats
- 2,053,015 hits
-
Top Posts
- Mallika Sherawat - Indian Sex Siren
- Indon Sex Scandal
- Lagu MP3
- Daniela Cicarelli Video
- Funny Guy of the Year
- Hiren's BootCD 8.4 + How to Launch BootCD from USB Flash Drive
- Abang? Sayang? Want to chat?
- Lagu - Lagu MP3 Hari Raya Aidil Fitri
- Air Asia Plane Crash
- Windows Media Player 11 and Codecs ... All-In-One
a
The Star Online: Nation- Danish police stop attack on cartoonist
- Groups: Abolish sugar subsidy
- Don’t raise prices, canteen operators warned
- Jan 12 meet to discuss sugar content in products
- Ex-minister Tok Mat dies
- Serving five PMs in a career spanning forty years
- Najib praises Mohamed for his contributions
- Tok Mat – the man behind the scene
- High anxiety as woman tries to avoid raiding officers
- Mum pines for her missing daughter
Unknown Feed- An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
MyCen News- Chef Wan's daughter, actress Serina weds - The Star
- Dr Sheikh Muszaphar And Dr Halina Engaged - Bernama
- Malawi police arrest couple after gay wedding - Reuters
- US gays ring in New Year with weddings as state same-sex marriage law takes effect - The Canadian Press
- Malaysia's Nicol David to start 2010 as world No 1 for fifth straight year - Telegraph
- 2009 goes out on a blue moon - LA Times
- Former Information Minister Tan Sri Mohamed Rahmat Passed Away - Bernama
- Big welcome for 2010 - The Star
- Sugar Costs 20 Sen More Per Kg From Tomorrow - Bernama
- 1999-2009: The tech decade in perspective - ZDnet UK
Blogroll
- Achmed Rauff
- Amiruddin
- Boring Blog?
- Brand New Malaysian
- Bumiputera Malaysia
- David Chong on Investments
- Ideas Man
- Jeff Ooi
- Kadir Jasin
- M. Bakri Musa
- Malaysian Unplug
- Marina Mahathir
- Nathaniel Tan
- Present Point Power
- Rocky’s Bru
- saracen9
- Sembangkopitiam
- Sloone
- Taiji Stagmont
- TV Smith
- Volume of Interactions
Commentary
Computers
General Info
- Ad Infinitum
- CIA-Malaysia Factbook
- Flickr: Malaysia
- Hiv/Aids Report 2006
- M’sia Govt Portal
- M’sia Info – Jaring
- M’sia Travel Info
- M’sia Yellow Pages
- M’sian Companies Commission
- Malaysia Law
- Malaysia Timeline
- Malaysian Links
- Status of religious freedom in Malaysia
- Visit Malaysia
- Wikipedia – Malaysia
- World Maps
- Worldwide Tourist Offices Directory
- Yahoo Tourist Guide
Issues
Literature
News
Tips
UFOs










































thanks for helping to highlight this boss!
hoping lots of people can make it for the gotong-royong at Kg Berembang (off Jalan Ampang, behind Gleneagles hospital) on Sunday!
Thanks nat!
I wish to express my respect and appreciation for what you are doing at:
http://jelas.info/
i am one of the villagers of kampung berembang..
yes, it was horrible… and i was really upset with MPAJ
for demolishing my house and we havent got house to stay yet (no preparation to move out, no compensation and not a right time!!).. where’s our wakil rakyat? shame on you!! i better vote someone else for the coming soon election!! i really do!
Dalam isu ini, jangan terpedaya dengan dakyah pembangkang. Mengikut fakta yang sebenarnya, 31 keluarga setinggan (berbanci) yang masih bertahan dan berdegil untuk berpindah dari Kg Berembang ini telah diperdaya dan dipengaruhi oleh parti2 pembangkang seperti PAS, DAP, KEADILAN dan disertai oleh NGO2 yang pro kepada perjuangan mereka. Seramai lebih 1000 keluarga telah berpindah dan telah ditawarkan segala kelebihan seperti disediakan rumah sementara secara percuma, elaun perpindahan berjumlah RM1,200.00 dan ditawarkan semula rumah kos rendah di Kg. Berembang dengan harga hanya RM35,000.00 sahaja (harga sebenar RM42,000.00 – RM7,000.00 disubsidikan oleh kerajaan negeri Selangor). Mereka yang terlibat dengan perobohan pada 17, 20 dan 30 November 2006 lalu adalah setinggan tegar yang berdegil dan mahukan lebih keistimewaan diberikan kepada mereka berbanding dengan lebih 900 keluarga yang telah berpindah seperti meminta bayaran bulanan RM1,200.00 setiap bulan dibayar kepada mereka sekaligus 24 bulan atau RM28,000.00, sewa bulanan RM600.00 dan lain-lain lagi permintaan yang tidak munasabah dan tidak selari dengan polisi setinggan sifar 2005 bagi lain-lain keluarga setinggan sebelum ini. Kerajaan negeri tidak bertindak zalim sebagaimana yang didakwa oleh setinggan tegar ini kerana berkali-kali perundingan dan perbincangan telah diadakan dengan penduduk bersama MPAJ, YB Azman, Agensi terlibat dan Kerajaan Negei. MPAJ juga telah mengemukakan berbelas-belas notis kepada mereka supaya mengosongkan setinggan tersebut sebelum perobohan dapat dijalankan. Walaubagaimanapun notis perobohan yang terakhir iaitu pada november 2005 telah dihalang oleh satu injuksi pada Februari 2006 yang dipohon oleh 45 setinggan tegar tersebut kepada mahkamah walaupun majoriti setinggan yang berjumlah lebih 1000 keluarga telah berpindah . MPAJ akur dengan perintah ini sehingga mahkamah telah memutuskan bahawa injuksi bagi menghalang MPAJ dari meroboh telah ditolak oleh mahkamah tinggi shah alam pada 14/11/2006.(Sila rujuk YB. Teng Chim Kim – ADUN Sungai Pinang (DAP) yang merupakan peguam yang mewakili setinggan bagi mendapatkan makluman lanjut dan sebenar mengikut etika peguam). MPAJ dari segi undang-undang selepas tarikh 14/11/06 adalah berhak untuk menjalankan perobohan. Tarikh 30/4/07 yang digembar-gemburkan oleh setinggan dan pihak tidak bertanggungjawab adalah dimana mahkamah akan mendengar saman pemula ke atas tuntutan yang dikemukan setinggan tersebut kepada kerajaan negeri dan akan ditentukan oleh Mahkamah Tinggi dan bermakna ianya tidak berkaitan dengan operasi perobohan kerana injuksi telah ditolak. Perlu diingatkan bahawa mengikut undang2, setinggan adalah tidak layak untuk membuat sebarang tuntutan ke atas tanah yang diduduki secara haram. Cuma polisi kerajaan negeri sahaja yang bermurah hati dengan menawarkan dan memberikan keistimewaan kepada setinggan terlibat bukan sahaja di Kg. Berembang malah diseluruh negeri Selangor amnya. Penyelesaian setinggan di selangor adalah yang terbaik jika dibanding dengan lain2 negeri. Seperti contoh Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur(DBKL), setinggan cuma ditawarkan RM1000.00 sebagai saguhati untuk setiap keluarga dan mereka tidak ditawarkan dan tidak berpeluang untuk membeli rumah. Sekiranya ingin menyewa rumah PPR DBKL, deposit sebanyak RM600.00 perlu dijelaskan dan sewa bulanan RM124.00 bulanan perlu dibayar oleh setinggan. Bayangkan betapa beruntungnya setinggan di selangor berbanding dengan setinggan di kawasan DBKL. Isu yang terjadi di Berembang adalah disebabkan oleh sifat tamak ketua keluarga setinggan yang pentingkan diri sendiri tanpa memikirkan nasib anak-anak dan keluarga mereka. Untuk makluman tindakan mereka membawa dan mengheret kerajaan negeri ke mahkamah untuk menuntut pampasan yang tidak munasabah tersebut telah menyebabkan keistimewaan mereka sebagai setinggan yang dibanci di dalam program setinggan sifar adalah tergugur sama sekali. Bagi parti pembangkang seperti PAS,DAP dan KEADILAN pula, kes berembang adalah merupakan satu peluang bagi mereka untuk menonjolkan diri atau untuk mendapatkan ‘political millage’ setelah mereka ‘gersang’ dalam mencari isu dan kelemahan kerajaan sekarang ini. Bagi Parti Islam se Malaysia (PAS) yang tahu hukum hakam islam dan berpegang kepada Kitab Suci Al-Quran dan Sunnah, berjuang kepada sesuatu yang bukan hak adalah satu tindakan yang bodoh dan memperlihatkan kepada rakyat apakah parti PAS benar-benar berpegang kepada ajaran Islam sebenar atau cuma ingin mendapatkan publisiti murahan tanpa memikirkan hak siapakah yang telah dinafikan dalam isu ini. Dimanakah hak tuan-tuan tanah sebelum ini yang telah diberimilik tanah tersebut pada penghujung 50an dan awal 60an. Kebanyakan tuan tanah asal telah meninggal dunia dan adakah setinggan2 yang menetap di tanah itu selama ini telah mendapatkan mereka untuk menghalalkan pendudukan setinggan2 tersebut selama 30 tahun ini. Ingin juga bertanya kepada para ulamak terutamanya dari PAS apakah hukumnya yang mana hak tuan2 tanah selama ini telah dinafikan oleh 1083 keluarga setinggan. Apakah juga sokongan PAS dan lain2 parti dan individu adalah merupakan satu tindakan shubahat. Apakah dengan menaja majlis kenduri kahwin atas tiket ianya diadakan di kg berembang tidak menyalahi hukum islam. Apakah sembahyang hajat yang dijalankan pada 30/11/06 dihadapan Madrasah Al-Rahmaniah akan menghalalkan penafian kepada siapa yang berhak. Masyaallah, ingatlah azab Allah SWT Maha pedih. Saya memohon supaya diperhalusi dahulu sebarang apa pun tindakan kita kerana kita dituntut untuk mencari yang benar dan menjalankan yang benar. Alhamdulillah, kerajaan negeri telah menjalankan pengambilan balik ke atas tanah2 tersebut dan pentadbirannya akan dijalankan oleh agensi kerajaan negeri. Rumah setinggan akan digantikan dengan rumah kos rendah yang lengkap dengan prasarana yang akan menjamin kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak yang memerlukan suasana yang lebih baik dari setinggan sekarang. Sebuah surau juga akan dibina di atas tapak yang dkhaskan bagi kemudahan penduduk. Sekolah juga akan dibina bersebelahan rumah RKR tersebut. Adakah ini lebih baik dari keadaan yang ada sekarang. bukankah hijrah dari keadaan yang buruk kepada keadaan yang lebih baik itu dituntut oleh agama. Saya merayu, sebarkanlah perkara yang benar dan baik dan tutupkanlah perkara tidak benar dan fitnah kerana ianya akan merosakkan.
en malayman, sesungguhnya, walau apa jua yang anda katakan, MPAJ sesungguhnya bertindak kejam! Seperkara yang suka hendak saya highlightkan ialah anda kata “Sebuah surau juga akan dibina di atas tapak yang dkhaskan bagi kemudahan penduduk. Sekolah juga akan dibina bersebelahan rumah RKR tersebut. ” Jika kerajaan selangor baik, SEPATUTNYA bina terdahulu surau dan sekolah , baru le robohkan surau dan sekolah lama, supaya penduduk tidaklah merempat. UMNO sesungguhnya bodoh tak reti nak memerintah, sebaliknya asyik nak kementedarah duit rakyat saje!!
kepada yang masih terkeliru, sukacita dimaklumkan untuk rujuk kembali kepada komen saya pada 19/12/06. Golongan setinggan yang membangkang/berdegil cuma berjumlah 31 keluarga berbanding 1080 keluarga yang telah berpindah ke kediaman sementara yang telah disediakan oleh kerajaan secara percuma sementara menunggu rumah RKR di kg berembang disiapkan. Persoalannya, haruskah kepentingan majoriti (97.2%)dikorbankan untuk memuaskan hati cuma 31 keluarga (2.8%)yang berdegil ini. Bagaimanakah kerajaan negeri hendak menjalankan pembinaan RKR,sekolah dan infrastruktur lengkap (jalanraya, pusat kumbahan, parit dan longkang, pencawang elektrik dll) sekiranya masih terdapat 31 setinggan ini yang menduduki kawasan tapak yang dicadangkan untuk pembangunan tersebut yang mana segala pelan susunatur, pelan kerja tanah, pelan infrastruktur dan pelan bangunan telah diluluskan. Fikirkan secara rasional, profesional dan matang. Saya percaya sekiranya kerajaan yang memerintah adalah kerajaan PAS mahupun KEADILAN ataupun DAP, masalah yang dihadapi adalah sama sepertimana yang berlaku di kg. berembang ini. Kerajaan Negeri dilihat tidak bertindak dengan membelakangkan undang2 malah lebih bertoleransi dan bermurah hati dengan memberikan berbagai kemudahan dan subsidi yang mana tidak termaktub dalam sebarang peruntukan undang2 (setinggan/bukan pemilik berdaftar adalah tidak berhak untuk mendapat sebarang pampasan/tuntutan) . Tindakan penguatkuasaan (operasi perobohan) yang dijalankan ini adalah merupakan jalan terakhir kerana segala perbincangan, dialog dan mesyuarat telah diadakan sebelum ini dan persetujuan oleh majoriti penduduk (97.2%) telah dicapai dengan kerjasama semua pihak semenjak dari tahun 1999 lagi. Tindakan tegas perlu dijalankan kerana kerajaan negeri adalah serius dalam wawasan untuk mencapai Setinggan Sifar dan memberikan taraf hidup yang lebih baik kepada rakyat negeri selangor walaupun kebanyakan penduduk kg berembang adalah bukan terdiri dari rakyat jati selangor (i/c bukan xxxxxx-10-xxxx : sila rujuk MPAJ). Kepada yang masih belum jelas, siasatlah faktanya kerana mencari kebenaran itu adalah dituntut oleh Allah SWT. Terima kasih.