Kampung Berembang – MPAJ Demolishes 51 Homes
Friday, November 24, 2006 - Posted by Anak Malaysia | Commentary, Issues, News | | 6 Comments
6 Comments »
Leave a comment
About

Anak Malaysia believes that Malaysia Uncut’s contents comply with the Fair Use Doctrine of International Copyright Law as educational material without benefit of financial gain. Opinions expressed in articles are of the respective authors and Anak Malaysia need not necessarily concur with them. Best viewed in 1280*854 resolution. Anak Malaysia apologises to 56k dial-up modem users.
A man’s ethical behavior should be based effectually on sympathy, education, and social ties; no religious basis is necessary. Man would indeed be in a poor way if he had to be restrained by fear of punishment and hope of reward after death. –Albert Einstein
-
Recent Posts
-
Recent Comments
falcon on Air Asia Plane Crash amirahsweet on Lagu MP3 mimie on Lagu MP3 mimie on Lagu MP3 cinta ku on Abang? Sayang? Want to ch… Archives
Malaysia News latest RSS headlines – Malaysia Sun.com- Penang Juniors down USM to retain title
- Cancelling haj trip wise
- Deaf student receives Open University award
- Malaysia breach Great Wall
- PerakTV to reach out to the people
- Slain Deva Gang leader identified
- High-Speed Broadband for core areas by 2010
- Contractor ordered to repair stadium
- Bernama TV may see new owner
- Police seek Marliana's help in case
The Star Online: World Updates- Obama set to meet Myanmar PM at ASEAN summit
- Ousted Honduran leader says won't negotiate return
- Brazil and France call for climate concessions
- Russia, U.S. leaders to discuss arms pact, Iran
- SNAP ANALYSIS - APEC nations back face-saving climate plan
- Russia's Putin wins approval for gas pipeline to EU
- ANALYSIS - Abortion exposes divisions among U.S. Democrats
- Mock funeral mourns Venice's shrinking population
- AIRSHOW - Arms race dominates Dubai air show
- Fire in S.Korea shooting range kills 8 Japanese
Buzz Stories from BuzzPage.com- An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
Weird News latest RSS headlines – Big News Network.com- Liam Gallagher reveals true story behind Oasis split
- Give your flowers a fresh new twist
- I have a public image now, you understand
- Urn with veteran’s ashes stolen
- True Blood Stars At Florida Hotel
- Overdue Library Books Returned Half Century Later
- Body parts sold to kebab stand
- Curious Why The Holiday Season Arrives So Early
- Buyer Snaps Up Elvis Hair Snippet
- Strippers-on-a-truck promotion halted in Las Vegas
Unknown Feed- An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
Malaysia Uncut

My blog is worth reading, I guess ;) .
How much is your blog worth?Your Weather
Currency Converter
-
Blog Stats
- 2,016,343 hits
-
Top Posts
a
The Star Online: Nation- Job losses from New Automotive Policy compensated in long term: Mustapa
- Manohara never complains of abuse, claims cousin to Kelantan Prince
- More people evacuated in Kedah, Perak (Update)
- Raid at old folks' home found 175 illegals
- Perak promotes its 10 icons to tourists
- Briefing on MCA's unity plan (Update)
- Reach out to Malaysians abroad to help promote country, says Najib
- Birthday boy faces death over firearms offence
- Youth who turned his knife on cops shot dead
- Ministry: All applicants treated equally
Unknown Feed- An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
MyCen News- Hop on board the ark Zaid is building - Malaysiakini
- Reach out to Malaysians abroad to help promote country, says Najib - The Star
- New Group Offers To Take Over Bernama TV - Bernama
- Penan girls' rape probe goes nowhere - The Star
- SC enters RM31m settlement in Swisscash scam - The Malaysian Insider
- Jilted man takes former lover hostage - The Star
- Amy Search To Set Up Al-quran Memorisation School - Bernama
- MACC appoints UK forensic expert as its observer - Sun2Surf
- Bar Council ordered to pay RM70,000 to Lingam - Malaysiakini
- No woman available to carry out caning sentence in Malaysia - Times Of India
Blogroll
- Achmed Rauff
- Amiruddin
- Boring Blog?
- Brand New Malaysian
- Bumiputera Malaysia
- David Chong on Investments
- Ideas Man
- Jeff Ooi
- Kadir Jasin
- M. Bakri Musa
- Malaysian Unplug
- Marina Mahathir
- Nathaniel Tan
- Present Point Power
- Rocky’s Bru
- saracen9
- Sembangkopitiam
- Sloone
- Taiji Stagmont
- TV Smith
- Volume of Interactions
Commentary
Computers
General Info
- Ad Infinitum
- CIA-Malaysia Factbook
- Flickr: Malaysia
- Hiv/Aids Report 2006
- M’sia Govt Portal
- M’sia Info – Jaring
- M’sia Travel Info
- M’sia Yellow Pages
- M’sian Companies Commission
- Malaysia Law
- Malaysia Timeline
- Malaysian Links
- Status of religious freedom in Malaysia
- Visit Malaysia
- Wikipedia – Malaysia
- World Maps
- Worldwide Tourist Offices Directory
- Yahoo Tourist Guide
Issues
Literature
News
Tips
UFOs










































thanks for helping to highlight this boss!
hoping lots of people can make it for the gotong-royong at Kg Berembang (off Jalan Ampang, behind Gleneagles hospital) on Sunday!
Thanks nat!
I wish to express my respect and appreciation for what you are doing at:
http://jelas.info/
i am one of the villagers of kampung berembang..
yes, it was horrible… and i was really upset with MPAJ
for demolishing my house and we havent got house to stay yet (no preparation to move out, no compensation and not a right time!!).. where’s our wakil rakyat? shame on you!! i better vote someone else for the coming soon election!! i really do!
Dalam isu ini, jangan terpedaya dengan dakyah pembangkang. Mengikut fakta yang sebenarnya, 31 keluarga setinggan (berbanci) yang masih bertahan dan berdegil untuk berpindah dari Kg Berembang ini telah diperdaya dan dipengaruhi oleh parti2 pembangkang seperti PAS, DAP, KEADILAN dan disertai oleh NGO2 yang pro kepada perjuangan mereka. Seramai lebih 1000 keluarga telah berpindah dan telah ditawarkan segala kelebihan seperti disediakan rumah sementara secara percuma, elaun perpindahan berjumlah RM1,200.00 dan ditawarkan semula rumah kos rendah di Kg. Berembang dengan harga hanya RM35,000.00 sahaja (harga sebenar RM42,000.00 – RM7,000.00 disubsidikan oleh kerajaan negeri Selangor). Mereka yang terlibat dengan perobohan pada 17, 20 dan 30 November 2006 lalu adalah setinggan tegar yang berdegil dan mahukan lebih keistimewaan diberikan kepada mereka berbanding dengan lebih 900 keluarga yang telah berpindah seperti meminta bayaran bulanan RM1,200.00 setiap bulan dibayar kepada mereka sekaligus 24 bulan atau RM28,000.00, sewa bulanan RM600.00 dan lain-lain lagi permintaan yang tidak munasabah dan tidak selari dengan polisi setinggan sifar 2005 bagi lain-lain keluarga setinggan sebelum ini. Kerajaan negeri tidak bertindak zalim sebagaimana yang didakwa oleh setinggan tegar ini kerana berkali-kali perundingan dan perbincangan telah diadakan dengan penduduk bersama MPAJ, YB Azman, Agensi terlibat dan Kerajaan Negei. MPAJ juga telah mengemukakan berbelas-belas notis kepada mereka supaya mengosongkan setinggan tersebut sebelum perobohan dapat dijalankan. Walaubagaimanapun notis perobohan yang terakhir iaitu pada november 2005 telah dihalang oleh satu injuksi pada Februari 2006 yang dipohon oleh 45 setinggan tegar tersebut kepada mahkamah walaupun majoriti setinggan yang berjumlah lebih 1000 keluarga telah berpindah . MPAJ akur dengan perintah ini sehingga mahkamah telah memutuskan bahawa injuksi bagi menghalang MPAJ dari meroboh telah ditolak oleh mahkamah tinggi shah alam pada 14/11/2006.(Sila rujuk YB. Teng Chim Kim – ADUN Sungai Pinang (DAP) yang merupakan peguam yang mewakili setinggan bagi mendapatkan makluman lanjut dan sebenar mengikut etika peguam). MPAJ dari segi undang-undang selepas tarikh 14/11/06 adalah berhak untuk menjalankan perobohan. Tarikh 30/4/07 yang digembar-gemburkan oleh setinggan dan pihak tidak bertanggungjawab adalah dimana mahkamah akan mendengar saman pemula ke atas tuntutan yang dikemukan setinggan tersebut kepada kerajaan negeri dan akan ditentukan oleh Mahkamah Tinggi dan bermakna ianya tidak berkaitan dengan operasi perobohan kerana injuksi telah ditolak. Perlu diingatkan bahawa mengikut undang2, setinggan adalah tidak layak untuk membuat sebarang tuntutan ke atas tanah yang diduduki secara haram. Cuma polisi kerajaan negeri sahaja yang bermurah hati dengan menawarkan dan memberikan keistimewaan kepada setinggan terlibat bukan sahaja di Kg. Berembang malah diseluruh negeri Selangor amnya. Penyelesaian setinggan di selangor adalah yang terbaik jika dibanding dengan lain2 negeri. Seperti contoh Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur(DBKL), setinggan cuma ditawarkan RM1000.00 sebagai saguhati untuk setiap keluarga dan mereka tidak ditawarkan dan tidak berpeluang untuk membeli rumah. Sekiranya ingin menyewa rumah PPR DBKL, deposit sebanyak RM600.00 perlu dijelaskan dan sewa bulanan RM124.00 bulanan perlu dibayar oleh setinggan. Bayangkan betapa beruntungnya setinggan di selangor berbanding dengan setinggan di kawasan DBKL. Isu yang terjadi di Berembang adalah disebabkan oleh sifat tamak ketua keluarga setinggan yang pentingkan diri sendiri tanpa memikirkan nasib anak-anak dan keluarga mereka. Untuk makluman tindakan mereka membawa dan mengheret kerajaan negeri ke mahkamah untuk menuntut pampasan yang tidak munasabah tersebut telah menyebabkan keistimewaan mereka sebagai setinggan yang dibanci di dalam program setinggan sifar adalah tergugur sama sekali. Bagi parti pembangkang seperti PAS,DAP dan KEADILAN pula, kes berembang adalah merupakan satu peluang bagi mereka untuk menonjolkan diri atau untuk mendapatkan ‘political millage’ setelah mereka ‘gersang’ dalam mencari isu dan kelemahan kerajaan sekarang ini. Bagi Parti Islam se Malaysia (PAS) yang tahu hukum hakam islam dan berpegang kepada Kitab Suci Al-Quran dan Sunnah, berjuang kepada sesuatu yang bukan hak adalah satu tindakan yang bodoh dan memperlihatkan kepada rakyat apakah parti PAS benar-benar berpegang kepada ajaran Islam sebenar atau cuma ingin mendapatkan publisiti murahan tanpa memikirkan hak siapakah yang telah dinafikan dalam isu ini. Dimanakah hak tuan-tuan tanah sebelum ini yang telah diberimilik tanah tersebut pada penghujung 50an dan awal 60an. Kebanyakan tuan tanah asal telah meninggal dunia dan adakah setinggan2 yang menetap di tanah itu selama ini telah mendapatkan mereka untuk menghalalkan pendudukan setinggan2 tersebut selama 30 tahun ini. Ingin juga bertanya kepada para ulamak terutamanya dari PAS apakah hukumnya yang mana hak tuan2 tanah selama ini telah dinafikan oleh 1083 keluarga setinggan. Apakah juga sokongan PAS dan lain2 parti dan individu adalah merupakan satu tindakan shubahat. Apakah dengan menaja majlis kenduri kahwin atas tiket ianya diadakan di kg berembang tidak menyalahi hukum islam. Apakah sembahyang hajat yang dijalankan pada 30/11/06 dihadapan Madrasah Al-Rahmaniah akan menghalalkan penafian kepada siapa yang berhak. Masyaallah, ingatlah azab Allah SWT Maha pedih. Saya memohon supaya diperhalusi dahulu sebarang apa pun tindakan kita kerana kita dituntut untuk mencari yang benar dan menjalankan yang benar. Alhamdulillah, kerajaan negeri telah menjalankan pengambilan balik ke atas tanah2 tersebut dan pentadbirannya akan dijalankan oleh agensi kerajaan negeri. Rumah setinggan akan digantikan dengan rumah kos rendah yang lengkap dengan prasarana yang akan menjamin kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak yang memerlukan suasana yang lebih baik dari setinggan sekarang. Sebuah surau juga akan dibina di atas tapak yang dkhaskan bagi kemudahan penduduk. Sekolah juga akan dibina bersebelahan rumah RKR tersebut. Adakah ini lebih baik dari keadaan yang ada sekarang. bukankah hijrah dari keadaan yang buruk kepada keadaan yang lebih baik itu dituntut oleh agama. Saya merayu, sebarkanlah perkara yang benar dan baik dan tutupkanlah perkara tidak benar dan fitnah kerana ianya akan merosakkan.
en malayman, sesungguhnya, walau apa jua yang anda katakan, MPAJ sesungguhnya bertindak kejam! Seperkara yang suka hendak saya highlightkan ialah anda kata “Sebuah surau juga akan dibina di atas tapak yang dkhaskan bagi kemudahan penduduk. Sekolah juga akan dibina bersebelahan rumah RKR tersebut. ” Jika kerajaan selangor baik, SEPATUTNYA bina terdahulu surau dan sekolah , baru le robohkan surau dan sekolah lama, supaya penduduk tidaklah merempat. UMNO sesungguhnya bodoh tak reti nak memerintah, sebaliknya asyik nak kementedarah duit rakyat saje!!
kepada yang masih terkeliru, sukacita dimaklumkan untuk rujuk kembali kepada komen saya pada 19/12/06. Golongan setinggan yang membangkang/berdegil cuma berjumlah 31 keluarga berbanding 1080 keluarga yang telah berpindah ke kediaman sementara yang telah disediakan oleh kerajaan secara percuma sementara menunggu rumah RKR di kg berembang disiapkan. Persoalannya, haruskah kepentingan majoriti (97.2%)dikorbankan untuk memuaskan hati cuma 31 keluarga (2.8%)yang berdegil ini. Bagaimanakah kerajaan negeri hendak menjalankan pembinaan RKR,sekolah dan infrastruktur lengkap (jalanraya, pusat kumbahan, parit dan longkang, pencawang elektrik dll) sekiranya masih terdapat 31 setinggan ini yang menduduki kawasan tapak yang dicadangkan untuk pembangunan tersebut yang mana segala pelan susunatur, pelan kerja tanah, pelan infrastruktur dan pelan bangunan telah diluluskan. Fikirkan secara rasional, profesional dan matang. Saya percaya sekiranya kerajaan yang memerintah adalah kerajaan PAS mahupun KEADILAN ataupun DAP, masalah yang dihadapi adalah sama sepertimana yang berlaku di kg. berembang ini. Kerajaan Negeri dilihat tidak bertindak dengan membelakangkan undang2 malah lebih bertoleransi dan bermurah hati dengan memberikan berbagai kemudahan dan subsidi yang mana tidak termaktub dalam sebarang peruntukan undang2 (setinggan/bukan pemilik berdaftar adalah tidak berhak untuk mendapat sebarang pampasan/tuntutan) . Tindakan penguatkuasaan (operasi perobohan) yang dijalankan ini adalah merupakan jalan terakhir kerana segala perbincangan, dialog dan mesyuarat telah diadakan sebelum ini dan persetujuan oleh majoriti penduduk (97.2%) telah dicapai dengan kerjasama semua pihak semenjak dari tahun 1999 lagi. Tindakan tegas perlu dijalankan kerana kerajaan negeri adalah serius dalam wawasan untuk mencapai Setinggan Sifar dan memberikan taraf hidup yang lebih baik kepada rakyat negeri selangor walaupun kebanyakan penduduk kg berembang adalah bukan terdiri dari rakyat jati selangor (i/c bukan xxxxxx-10-xxxx : sila rujuk MPAJ). Kepada yang masih belum jelas, siasatlah faktanya kerana mencari kebenaran itu adalah dituntut oleh Allah SWT. Terima kasih.